Kejadian-kejadian menarik mewarnai lini sosial media beberapa hari ini. Bahkan ada beberapa yang cukup menggelitik sekaligus miris. Pertama, adalah kesalahpahaman lelang dalam acara konser kolaborasi MPR, BPIP dan BNPT. Kedua, adalah tindakan baku hantam antara salah seorang aparat dengan pemuka agama. Dalam pandangan pribadi, keduanya berasal dari gagal nalar. Lagi-lagi, ya . Yang pertama adalah lelang. Sebagian besar pasti sudah mengetahui dan familiar dengan kata lelang. Tapi siapa sangka, tidak seperti itu yang terjadi pada Muhammad Nuh asal Jambi. Apa yang dialami oleh Muhammad Nuh ini memang sangat menggelitik, namun juga menjadi sangat miris melihat potret kehidupan berbangsa kita jika ditengok jauh ke pelosok. Ke bagian terkecil dari kehidupan berbangsa. Rakyat itu sendiri. Orang per orang. Muhammad Nuh tidak paham arti kata lelang. Ketiga lembaga negara MPR, BPIP, dan BNPT yang menjadi inisiator dilaksanakannya konser virtual solidaritas kemanusiaan. Temanya jug...
Comments
Post a Comment